Nih Foto-Foto Saya Bersama Orang-Orang Tersayang

Thanks Buat Semuanya yang udah pernah buat aku tersenyum dan merasa "ada" di dunia ini. Suhadi habibi Loving You All As Always

Nih Foto-Foto Saya Bersama Orang-Orang Tersayang

Thanks Buat Semuanya yang udah pernah buat aku tersenyum dan merasa "ada" di dunia ini. Suhadi habibi Loving You All As Always

Nih Foto-Foto Saya Bersama Orang-Orang Tersayang

Thanks Buat Semuanya yang udah pernah buat aku tersenyum dan merasa "ada" di dunia ini. Suhadi habibi Loving You All As Always

Nih Foto-Foto Saya Bersama Orang-Orang Tersayang

Thanks Buat Semuanya yang udah pernah buat aku tersenyum dan merasa "ada" di dunia ini. Suhadi habibi Loving You All As Always

Nih Foto-Foto Saya Bersama Orang-Orang Tersayang

Thanks Buat Semuanya yang udah pernah buat aku tersenyum dan merasa "ada" di dunia ini. Suhadi habibi Loving You All As Always

Sunday, May 20, 2012

7 Keluhan Pelayan Hotel yang Harus Kita Ketahui


Saat menginap atau liburan di hotel, ada beberapa etika sebagai tamu yang harus Anda ikuti. Salah satunya dengan berlaku sopan kepada pelayan hotel. Mungkin sebagian orang menganggap pekerjaan mereka tidak terlalu penting. Tapi, pelayan hotel memikul tugas yang cukup berat. Memberi sedikit apresiasi dengan berlaku sopan, bisa menjadi penghargaan terbesar untuk mereka. Pelayan hotel tidak diperbolehkan mengeluh kepada tamu hotel, dan diwajibkan selalu berlaku sopan. Berikut 7 Keluhan Pelayan Hotel yang Harus Kita Ketahui, yaitu :

1. Kami Tidak Mau Membangunkan Anda Dengan Mengetuk Pintu Kamar di Pagi Hari, Tapi Kami Harus Melakukannya

Rata-rata, seorang pelayan hotel harus membersihkan 13 sampai 15 kamar per harinya, bahkan bisa lebih. Mereka harus selesai membersihkan semuanya dalam waktu empat jam. Jadi meskipun Anda telah berpesan kepada resepsionis hotel agar tidak ada yang mengganggu saat tidur, pelayan harus tetap mengetuk pintu untuk masuk dan membersihkan kamar.

2. Pekerjaan Kami Paling Berbahaya di Hotel Ini

Menurut Unite Here, serikat pekerja di Amerika dan Kanda, pelayan hotel berisiko mengalami kecelakaan 50 persen lebih tinggi dibandingkan staf hotel lainnya. Sebuah survey yang dilakukan kepada lebih dari 600 pelayan hotel di Amerika dan Kanada mengungkap bahwa 91 persen-nya menderita sakit karena bekerja. "Yang paling buruk adalah mengangkat tempat tidur. Membuat punggung Saya sangat sakit. Rekan kerja saya yang lain setiap hari mengeluh sakit pada kaki, lutut dan tangan," ujar Lisa, salah satu pelayan hotel di Long Beach, California, yang membersihkan 22 sampai 30 kamar sehari. Pekerjaan mereka sudah cukup berat setiap hari, dan mereka pasti lebih mengharapkan senyum ramah dari pengunjung hotel dibandingkan wajah angkuh dan tak bersahabat.

3. Kami Sangat Senang Jika Anda Memberikan Tip

Memberikan tip merupakan sebuah apresiasi pengunjung pada pelayan hotel. Jika Anda ingin memberi tip, jangan diletakkan terbuka di atas meja tanpa catatan apapun. Pelayan hotel tak akan berani mengambilnya karena mereka tidak yakin apakah itu uang tip untuknya atau uang pengujung yang tertinggal. "Selipkan uang tip di bawah bantal, itu biasanya tanda bahwa uang itu diberikan untuk pelayan," tambah Lisa. Namun kebiasaan setiap hotel di tiap negara bisa saja berbeda, jadi akan lebih baik jika Anda menyertakan tip bersama catatan.

4. Kami Mendengar Dan Melihat Semuanya

Pelayan hotel memang diwajibkan ramah kepada setiap tamu hotel yang datang menginap, tapi mereka bisa mengamati saat mood tamu tidak baik atau tindakan kasar dari tamu. Seburuk dan sekasar apapun perlakuan tamu, pelayan hotel harus bersabar sebisa mungkin. "Saat kami mengetuk pintu dan tamu tersebut tidak mau kami masuk, kadang mereka mengumpat dan memaki. Saya coba tidak mengambilnya secara personal, tapi itu (mengumpat) bukan sesuatu yang bisa kami tahan terus sepanjang hari," ungkap salah satu pelayan hotel yang tak mau disebut namanya. Saat menginap di hotel, cobalah untuk berlaku sopan kepada pelayan hotel. Bagaimanapun juga, mereka adalah manusia yang memiliki hati. Mereka tidak perlu perlakuan buruk dari Anda setelah lelah bekerja seharian.

5. Kami Tidak Ingin Mempersulit Anda Mencari Barang-barang Anda
Jika Anda tipe orang yang suka membiarkan barang kepunyaan Anda menumpuk di lantai, jangan kaget jika setelah kembali ke kamar Anda akan menemui barang-barang Anda tertata rapi di lemari atau laci. Sudah menjadi prosedur tetap bagi pelayan hotel untuk merapikan baju-baju yang tercecer di lantai. Namun ada baiknya jika Anda meringankan pekerjaannya dengan menaruh barang pribadi Anda pada tempatnya. Ingat, hotel adalah tempat umum, bukan rumah pribadi.

6. Sudah Tugas Kami Untuk Membersihkan Kamar Anda, Tapi Kadang Kekacauan Yang Anda Buat di Luar Tugas Kami
Ada tamu hotel yang suka kerapihan, tapi ada juga yang tidak peduli dengan kebersihan. Terkadang ada tamu yang membiarkan botol minuman atau bungkus makanan berserakan. Belum lagi minuman soda yang meninggalkan noda karena tumpah, juga sisa makanan berserakan di lantai. Membersihkan kamar memang tugas mereka, tapi merapikan sisa pesta yang berserakan, itu di luar tugas mereka. Jika Anda mengadakan pesta atau berkumpul di kamar hotel, sebaiknya bereskan sendiri sisa atau sampah makanan/minuman agar pekerjaan pelayan hotel tidak bertambah berat.

7. Jika Anda Akan Keluar Hotel Hari Itu, Pelayan Hotel Harus Membersihkannya Lebih Awal Untuk Ditempati Tamu Baru

Mereka juga harus tahu apakah Anda akan pergi sesuai jadwal atau menambah hari menginap," jelas Lara Weiss, managing director salah satu hotel mewah. Mungkin Anda akan merasa terganggu dengan pelayan yang mengetuk dan masuk, tapi coba bersabar dan mengerti bahwa mereka hanya melakukan tugasnya

Cara 'Recharge' Energi Tubuh dan Hilangkan Stress



Kepadatan aktifitas dan kurangnya waktu istirahat seringkali membuat energi Anda habis, namun ternyata ada cara mengembalikan energi itu dengan cepat dan tanpa harus mengganggu jadwal Anda. Ini caranya!

  • 1. Tarik nafas dalam-dalam. Melalui hidung juga mulut. Dengan ini oksigen yang masuk ke tubuh lebih banyak. Oksigen tersebutlah yang akan membuat tubuh Anda santai dan kemudian energi yang hilang akan kembali.
  • 2. Beri waktu diri Anda untuk beristirahat. Tak perlu lama-lama, keluar ruangan selama 5-10 menit, menghirup udara dan menikmati sinar matahari akan menaikkan level energi Anda.
  • 3. Makanlah buah-buahan dan sayuran, makanan tersebut akan mempercepat produktivitas energi Anda. Smoothies dan yogurt rasa buah akan memberi asupan energi yang cukup sepanjang hari.
  • 4. Berolahragalah. Olahraga, apapun bentuknya akan membantu energi Anda pulih kembali.
  • 5. Aroma terapi, dengan rasa peppermint dapat juga menjadi alat untuk mengembalikan energi Anda. Aroma peppermint dapat menstimulasi tubuh untuk memproduksi energi baru.
  • 6. Akupunktur juga dapat dijadikan alternatif memulihkan energi. Pemijatan pada titik-titik tertentu di tubuh Anda terbukti dapat membuat Anda lebih rileks dan kembali bersemangat.

5 Menit Relaksasi, Dijamin Stres Hilang


Meski stres selalu hinggap di setiap saat, tapi jangan biarkan hidup Anda sengsara karenanya. Saat hidup kita penuh tekanan, berhentilah sejenak untuk menjernihkan pikiran.
"Kosongkan pikiran sesaat untuk melepas sejenak bagian jiwa untuk mencapai suatu tingkat kedamaian dan masuk ke dalam pikiran yang damai," kata dr Margono Imam SpS(K) ahli syaraf RSU dr Soetomo Surabaya.

Margono menyarankan agar membuat jadwal kapan akan melakukan meditasi. "Mungkin bisa dilakukan di pagi hari sebelum beraktivitas. Lakukan 5 menit sudah cukup untuk menjernihkan pikiran," tambahnya.
Biarkan nafas, kata dia, berjalan teratur, perlahan dan rileks. Menarik nafas energi positif dan hembuskan energi negatif.

"Rasakan juga diri bersatu dengan alam semesta. Rasakan diri untuk bertambah rileks. Dan merasakan bahwa hari yang akan dilalui akan lebih rileks untuk dinikmati," jelasnya.
Namun, jelas dia, cara bermeditasi setiap orang dapat beragam, tergantung kebiasaan masing-masing individu.

Keunggulan pria sederhana dibanding pria kaya




1. Pria sederhana lbh setia
Pria kaya cenderung lbh besar kemungkinan utk selingkuh krn merasa memiliki byk penghasilan dan mampu membiayai berbagai pihak

2. Pria sederhana lebih bisa menghargai perasaan wanita
Pria kaya biasanya memiliki harga diri terlalu tinggi sehingga lebih memikirkan perasaan sendiri daripada perasaan pasangannya

3. Pria sederhana lebih mau membantu pekerjaan rumah
Pria sederhana lbh mau mengerjakan pekerjaan2 seperti menyapu mengepel sampai membantu mengurus anak

4. Pria sederhana lbh mengagumkan saat bercinta
Pria sederhana lbh mampu memuaskan di ranjang krn lebih berpikir mempertahankan pasangannya dengan cara ini dibanding pria kaya yg hanya berharap diberi kepuasan :maho

5. Pria sederhana lebih sering menemani pasangannya
pria sederhana biasanya lebih sering menghabiskan waktunya bersama dengan pasangannya ketimbang pria kaya yang lbh sering menghabiskan waktunya dgn rekan2 bisnisnya

6. Pria sederhana lbh mampu menjadi tempat bersandar dan curhat
Pria sederhana lbh menyediakan waktu utk pasangannya dan mendengakan keluhan pasangannya

7. Pria sederhana lbh bersahabat dibanding pria kaya
pria sederhana lbh mampu utk berbaur dengan teman2 kita

8. Pria sederhana lbh care
pria kaya biasanya lbh memiliki sifat egois yg tinggi dikarenakan dia memiliki uang utk membeli segala sesuatu, perhatian pria kaya ke wanita hanya sekedar perhatian dari segi materi, sedangkan pria sederhana berusaha membahagiakan pasangannya dengan perhatian sungguh2 :maho

9. Pria sederhana menghargai kado sederhana bahkan hanya sebuah kejutan istimewa pun bisa membuat dia bahagia dan tersenyum, dibanding pria kaya yg menilai hadiah ulang tahun dari nilai atau harganya (agan bisa bayangin kasi kado murahan ke pria kaya??

5 Keajaiban Nasi Padang



"Tambuah Ciek", Kata-kata itu sering terdengar di iklan-iklan TV yang mempromosikan produk kecap maupun bumbu masakan.Kata-kata bahasa Minang tersebut sepertinya sudah menjadi tren untuk mengartikan kelahapan seseorang dalam menyantap makanan.

Nah.... kata-kata tersebut jadi terkenal karena lahapnya makan di rumah makan / restoran Padang. Gimana tidak lahap, rata-rata semua suku bangsa di Indonesia menyukai masakan Padang, bahkan bule sekalipun. Walaupun keringatan saking pedasnya masakan Padang, yang penting Lamak.........

Berikut 5 Keajaiban Nasi Padang :
1. Meskipun dari padang, tapi tetep aja jadi selera nusantara, baik dari segala suku bangsa, agama, maupun tingkat ekonomi apapun rata2 suka ama masakan yang atu ini...

2. Meskipun nasinya segepok alias banyak banget, dan lauknya kadang cuman kita pake satu macem aja, tetep aja makannya lahap mpe habisssss

3. Gampang ditemukan dipelosok manapun dengan harga yang beranekaragam juga, baik kelas jalanan maupun mpe kelas resto sekaligus...

4. Meskipun dari segi kesehatan tidak terlalu baik jika menkonsumsi terlalu banyak, tapi tetap aja warung nasi padang rame n banyak penggemarnya....

5. Masakan yang banyak jadi incaran anak kos2an dikala kantong lagi seret n kagak ada ide mau makan apa

4 rahasia unik bulan


Meski benda langit ini sangat dekat dengan Bumi, terdapat banyak rahasia yang dipegangnya. Rahasia terbesar apa yang dipegang benda langit yang mengorbit Bumi ini?

 
 
‘Dekat’ di sini tentunya memiliki konteks relative. Bulatan putih abu-abu di langit Bumi ini berjarak 362 ribu km dari Bumi. Misi menuju bulan tentunya tak mudah, terutama pada misi berawak. Tak ada manusia yang menginjakkan kaki ke bulan sebelum 1972. Setelahnya, banyak negara di seluruh dunia mulai melakukan riset pada satelit Bumi ini. Misi masa depan oleh robot dan manusia akan membantu memecahkan beberapa teka-teki utama Bulan. Termasuk.

Cara bulan sampai di posisinya sekarang
Para ilmuwan mengaku memiliki ide apa yang sebenarnya terjadi. Banyak garis bukti (inti kecil bulan, unsur tertentu yang saling melengkapi dan simulasi komputer putaran orbital bulan selama ribuan tahun) menunjukkan, bulan lahir dari tabrakan raksasa.
Menurut teori ini, sekitar 4,5 miliar tahun silam, benda seukuran Mars menghantam Bumi yang masih muda dan cair. Materi hasil tabrakan itu pun bergabung menjadi bulan.

Bulan ‘biru’
Terbukti, banyak air berada di luar dan dalam bulan. Hal ini membuat para peneliti mencapai satu kesimpulan. “Makin diperiksa, makin banyak air ditemukan di tempat dan kedalaman yang berbeda,” ujar profesor fisika Neil Comins di University of Maine.
Hasil studi menunjukkan, interior bulan jauh lebih basah dari seharusnya. Pemeriksaan kembali terbaru pada sampel batuan yang dibawa ke Bumi pun memiliki tanda air. “Sebuah pertanyaan terbuka mengenai asal dan distribusi air di bulan,” kata Comins.

‘Terkunci’ Bumi
Bulan ‘terkunci’ Bumi. Artinya, hanya ada satu belahan yang dihadapi bumi. Sisi disebut maria, atau ‘laut,’ magma dingin. Anehnya, maria hampir tak ditemui di sisi belakang bulan, seperti yang diungkap data dari satelit (dan dilihat langsung astronot Apollo 8).
Belahan dingin ini diketahui memiliki kerak yang tebal (15 km) dibanding belahan lain. Hal ini membuat belahan di sisi lain lebih mudah retak akibat serangan meteorit yang melepas pembentuk maria magma kedalaman bulan, kata Comins. Namun, kerak asimetri ini sendiri merupakan teka-teki.
Model yang lebih besar pada interior bulan dan pemahaman yang lebih baik pada kerusakan yang timbul akibat tabrakan bisa membantu menjelaskan ‘dua wajah’ aneh ini.

Kunci keberadaan manusia?

Pada seperempat diameter dan lebih dari 1% massa Bumi, bulan menjadi satelit alami terbesar kelima dalam tata surya. Massa bulan yang cukup dan gravitasinya menstabilkan ‘goyangan’ di sumbu Bumi.
Selain itu, bulan menyebabkan pasang laut di Bumi yang mungkin membantu ‘mengaduk sup purba,’ lanjut Comins lagi. Singkatnya, para astronom bertanya-tanya apakah dunia seperti Bumi butuh bulan besar agar kehidupan bisa berkembang.
Jawabannya pertanyaan itu mungkin berada di planet tetangga, Mars. Planet Merah itu memiliki dua bulan kecil. “Saat manusia ke Mars dan menentukan apakah dan bagaimana kehidupan disana berevolusi. Hal itu akan membantu lebih memahami cara kehidupan terbentuk tanpa bulan,” tutup Comins. 

Wednesday, May 9, 2012

10 Hal Menyebalkan Ketika Menonton Bioskop

Ada banyak alasan untuk pergi menonton film sendiri ke bioskop. Dengan begini, kapan pun kita mau, kita bisa menonton film apa pun. Tak perlu khawatir bila teman kita nanti tiba-tiba membatalkan janji di menit terakhir. Menonton sendiri juga lebih menghemat biaya. 

Namun, itu semua tidak berarti kita terbebas dari masalah. Berikut ini 10 jenis orang paling menyebalkan di dalam bioskop:

1. Sang Penebak

Oh, kita semua tahu jenis penonton semacam ini sudah menonton film itu terlebih dahulu dari orang lain, dan ia menebak setiap adegan yang akan terjadi berikutnya. Entah ini karena superioritas atau kefasihan yang tidak terkendali, orang-orang semacam ini biasanya tidak bisa sekadar diberi peringatan lembut agar mereka berhenti mengoceh.

2. Sang Komentator

Meskipun lampu bioskop sudah dimatikan, orang-orang semacam ini tetap ada, dan terus berkomentar tentang segala sesuatu yang ia lihat dan dengar di layar. Mereka akan berkomentar tentang kehidupan pribadi mereka serta penilaiannya tentang penampilan para pemain dalam film.

3. Sang Penerjemah

Mahir dalam menggunakan bahasa asing bukanlah prasyarat untuk mendapatkan sebuah tiket film, namun jika berada dengan seseorang yang mahir menerjemahkan setiap kata dalam bahasa Inggris/Prancis/Spanyol/Ukraina ke bahasa mereka untuk memberikan pemahaman kepada temannya, ini seperti menjalani hukuman penyiksaan ala Cina.

4. Sang Komunikator

Meskipun sudah dipasang pengumuman, peringatan, dan bahkan ancaman kematian sekalipun, manusia jenis ini tidak bisa menahan diri dari perangkap teknologi atau sekedar mengubah telepon selulernya ke dalam mode diam/silent. Mendengarkan “You Belong With Me” sebagai nada dering di tengah pemutaran film pasti benar-benar mengganggu.

5. Sang Penggila SMS

Sejujurnya, menyeramkan ada cahaya putih berpendar di dalam ruang gelap selama penayangan film, ketika kita melihat seseorang yang duduk di samping kita yang tanpa henti mengirim pesan-pesan teks, seolah-olah tidak ada hari esok.

6. Sang Pelahap

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan mengunyah popcorn, nachos, coklat, hotdog, dan bahkan burger saat menonton bioskop. Namun pasti akan sangat menyenangkan jika dilakukan tanpa menumpahkan minuman, membuang sampah sembarangan, atau bahkan menumpahkan popcorn ke penonton lain.

7. Sang Pelahap Bagian 2

Burger dan hotdog pasti asyik dimakan dengan saus. Keju dari popcorn pasti menempel pada tangan setelah dimakan. Pelajaran Moral Nomor 1: Janganlah mengusapkan sisa keju atau saus di sandaran tangan atau jok kursi bioskop, karena orang lain yang tidak mengenal kalian tidak menyadari bahwa daerah disekitar kalian itu benar-benar jorok dan menjijikkan.

8. Sang Pecandu Toilet

Tidak terkecuali seseorang yang menderita prostat, atau sedang menjalani pengobatan diuretik, atau sangat membutuhkan Imodium, sama sekali tidak ada alasan mengapa seseorang yang cukup sehat untuk menonton bioskop perlu ke kamar mandi lebih dari dua kali dalam waktu 90 menit, dan mengganggu semua orang yang duduk di sepanjang lorong.

9. Dua Sejoli Bertikai

Tidak ada yang lebih menyebalkan daripada duduk di samping sepasang kekasih yang sedang mengalami masalah dalam hubungan mereka dan berusaha untuk menyelesaikan permasalahan mereka ditengah-tengah pemutaran film. Itu membuat kita bimbang tentang mana yang lebih menarik: Yang ada di film, atau apa yang sedang terjadi di samping kita?

10. Dua Sejoli Bermesraan

Kali ini kita dibuat bimbang mengenai manakah yang lebih mengganggu: sepasang kekasih yang ada di tengah drama atau sepasang kekasih yang sedang bergairah di samping kita? Bagaimana kita harus bereaksi ketika orang-orang yang duduk di samping tidak bisa meredam emosi dan secara terang-terangan melampiaskan hawa nafsu?

SELAMAT PAGI, ANDA KENA PHK!


kena-phk.jpgSeorang Chief Operating Officer sebuah perusahaan ternama dunia hari itu datang kekantornya yang megah tepat jam 7 pagi. Sang pemilik perusahaan memasuki ruang kerjanya tak lama kemudian. Setelah berbasa-basi sedikit, beliau berujar;”My friend,” katanya. “Aku bangga dengan hasil kerjamu selama ini,” lanjutnya. Sang CEO tentu saja bahagia mendengar pujian bossnya itu. “Namun,” lanjut si boss. Kali ini, hati CEO itu mulai dihinggapi tanda tanya besar. “Para stakeholders kita menginginkan untuk menggantikanmu dengan seseorang yang lebih baik…..” Saat itu juga, pagi yang cerah seakan-akan berubah menjadi gelap gulita sambil sesekali dikilati cahaya dari bunyi petir dan gelegar halilintar yang membuat jiwa bergetar. Sang CEO hanya bisa terpana. Seolah tidak percaya pada apa yang baru saja didengarnya. Seandainya, berita itu tidak ditujukan kepada CEO yang sedang kita bicarakan itu. Melainkan kepada anda. What are you going to do?
Boleh jadi anda mengira bahwa percakapan diatas itu sekedar rekaan belaka. Tapi, jika anda mengikuti perkembangan dunia bisnis internasional akhir-akhir ini; anda akan menemukan bahwa pembicaraan semacam itu sungguh-sungguh terjadi didunia nyata. ‘Korbannya’? Banyak. Mulai dari orang nomor satu di bank terkemuka. Pemimpin perusahaan farmasi tercanggih. Hingga raksasa minuman berbahan dasar kopi yang aroma ketenarannya sampai kesini. Bahasa politik boleh mengatakannya dengan halus, semisal; pensiun dini atau golden shake hand. Tetapi, dalam bahasa kita; itu tidak beda dengan tiga huruf mengerikan bernama P. Dan H. Dan K. Sounds familiar, right? Yes, that PHK.
Anda tentu masih ingat kisah tragis legendaris yang menimpa kapal pesiar Titanic yang tenggelam pada tanggal 14 April 1912. Peristiwa itu diperkirakan menelan 1,500 korban jiwa. Para ahli mempercayai bahwa faktor utama yang menyebabkan banyaknya jumlah korban jiwa bukanlah semata-mata tenggelamnya kapal tersebut, melainkan; kurangnya jumlah sekoci yang ada dikapal itu dibandingkan dengan jumlah penumpang yang ada. Mereka begitu yakin bahwa Titanic tidak bisa tenggelam. Jadi, mengapa harus menyediakan sekoci? Konon, ketika perisiwa itu terjadi; sesungguhnya masih banyak waktu untuk melakukan penyelamatan. Namun, karena jumlah sekoci penyelamat hanya sedikit, hanya sebagian kecil saja yang bisa diselamatkan.
Dalam kehidupan kerja pun kita sering berpikir seperti itu. Kita begitu yakin bahwa kapal yang kita gunakan untuk mengarungi samudera dunia kerja ini tidak akan tenggelam. Sehingga kita tidak merasa penting untuk memiliki sekoci. Tetapi, berapa banyak sudah perusahaan yang gulung tikar dan kemudian tenggelam seperti halnya Titanic? Jika kita boleh berkata tanpa sensor, sesungguhnya dunia kerja kita lebih beresiko daripada Titanic. Apa yang terjadi pada Titanic adalah musibah bagi semua penumpang. Semua orang menghadapi masalah yang sama. Sebab; orang baik tidak ditendang keluar dari kapal. Tetapi, dalam sebuah perusahaan; sudah sering terjadi seorang karyawan ditendang keluar dari bahtera perusahaan semudah itu. Seperti peristiwa yang menimpa sang CEO diatas itu.
Jika itu bisa terjadi kepada pimpinan puncak sebuah perusahaan; maka tidak heran jika bisa dengan sangat gampangnya menimpa karyawan- karyawan dilevel lainnya. Ya. Tentu saja. Anda sudah tahu itu. Bahkan mungkin sudah banyak teman anda yang terkena PHK juga. Sayangnya, saat ini pun kita masih begitu yakinnya untuk mengatakan bahwa kita tidak akan mengalami nasib seperti itu. Sungguh, tidak ada yang menjaminnya. Sebab, bagaimanapun juga itu bisa menimpa siapa saja. Karyawan yang jelek. Karyawan yang bagus. Karyawan dilevel manapun juga. Direktur? Sudah banyak direktur yang terkena PHK juga, bukan?
Seseorang mungkin menganggap anda terlampau pesimis dalam memandang masa depan pekerjaan. Ada bedanya antara sikap pesimis dengan sikap antisipatif. Seseorang yang pesimis, memandang dari sisi negatif, dan dia tidak melakukan apa-apa untuk mempersiapkan dirinya, kecuali memelihara perasaan was-was. Sedangkan, orang yang antisipatif, memandang sebuah resiko secara rasional dan proporsional. Lalu dia mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi sulit jika terjadi sewaktu-waktu.
PHK adalah resiko kita sehari-hari. Kita tidak perlu terlampau percaya diri dengan mengatakan bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi pada kita. Atau sebaliknya terlalu takut jika mengalaminya. Sebab, selama kita ‘mempersiapkan diri kita untuk menghadapi kemungkinan itu,’ maka yakinlah bahwa masa depan kita akan baik-baik saja. Paling tidak, kita tidak terlampau syok, jika itu benar-benar terjadi. Dan yang lebih penting dari itu adalah; memulai mempersiapkan ‘sekoci’ itu dari saat ini. Sekoci yang selalu siap digunakan jika sewaktu-waktu kita membutuhkannya.
Begitu beragamnya reaksi orang ketika terjadi PHK. Ada yang panik. Ada yang biasa-biasa saja. Ada pula yang senang alang kepalang. Ada orang yang mendapatkan ‘golden shake hand’ tetapi hatinya miris dan menghadapi dunia didepannya dengan tatapan pesimis. Ada yang mendapatkan uang pesangon sekedar sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam undang-undang; namun, memandang masa depannya dengan antusias dan optimis. Mengapa sikap mereka bisa beda begitu ya? Ternyata, orang-orang yang sudah ‘mempersiapkan’ dirinya untuk situasi sulit seperti itu lebih bisa menghadapi kenyataan itu. Mereka melihat sisi terangnya. Dan mereka menemukan bahwa; itu bukanlah akhir dari segala-galanya.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More